Pages

Wednesday, August 1, 2012

Pengertian Belajar Menurut Para Ahli

Belajar merupakan kata yang familiar di dunia pendidikan, namun terkadang kita masih sulit mendefinisikan pengertian belajar menurut bahasa kita sendiri. Apakah belajar itu?.Telinga kita pasti sudah sangat familiar dengan kata belajar. Iya dong itukan makanan kita dari SD sampai SMA bahkan bangku kuliah. Mungkin kata ini mudah sekali bagi mahasiswa pendidikan. Namun yang perlu mengerti belajar kan bukan hanya mahasiswa pendidikan? Eits, jangan kaget lho ternyata sulit banget mendefinisakan kata belajar ini.


Ah, saya bukan ahlinya untuk mendefinisikan arti belajar. Kita tanyakan saja pada ahlinya. Oleh karena itu, saya berusaha mengumpulkan berbagai pengertian belajar menurut para ahli yang sudah dianggap mumpuni dibidangnya untuk membantu mengkonstruk pengertian belajar menurut kita sendiri. Tentunya pengertian para ahli tersebut sangat didominasi oleh sudut pandang pemikiran mereka masing-masing. Berikut berbagai pengertian belajar menurut para ahli:

Slameto (2010:2) menyatakan belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku secara keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.

Sardiman (2010: 20) menyatakan bahwa belajar merupakan suatu perubahan tingkah laku atau penampilan, dengan serangkaian kegiatan misalnya dengan membaca, mengamati, mendengarkan, meniru dan lain sebagainya.

Suhartono (2008) menyatakan belajar adalah keterlibatan langsung seseorang secara jasmani dan rohani dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai, dan sikap yang berguna dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.

Nana Syaodih Sukmadinata (2005) menyebutkan bahwa sebagian terbesar perkembangan individu berlangsung melalui kegiatan belajar.

Darsono (2001:4) mendefinisakn belajar ialah suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan-pemahaman, keterampilan dan nilai sikap.

Ngalim Purwanto, (1992 : 84) mengemukakan belajar adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku, yang terjadi sebagai suatu hasil dari latihan atau pengalaman.

Moh. Surya (1981:32), definisi belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksinya dengan lingkungan.

M. Sobry Sutikno mengemukakan, belajar merupakan suatu proses usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh suatu perubahan yang baru sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.

Oemar H. Belajar adalah bentuk pertumbuhan atau perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara berperilaku yang baru berkat pengalaman dan latihan.

Slavin (2000:143) menyatakan, belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon.

Wingkel (1991) mengungkapkan bahwa belajar pada manusia merupakan suatu proses psikologi yang berlangsung dalam interaksi aktif subjek dengan lingkungan, dan menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang bersifat konstan/menetap.

Robert. M.Gagne (1977), mengungkapkan belajar merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku, yang keadaaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah melakukan tindakan yang serupa itu. Perubahan terjadi akibat adanya suatu pengalaman atau latihan. Berbeda dengan perubahan serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah.

Cronbach (1954) berpendapat  Belajar ditunjukkan dengan perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman.

Al Ghazali membuat pengertian, belajar adalah serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku dan ilmu pengetahuan sebagai hasil dari pengalaman individu.

Piaget  mendefinisikan belajar adalah suatu proses perolehan pengetahuan yang dibentuk oleh individu itu sendiri karena individu melakukan interaksi secara terus menerus dengan lingkungan.

Ernest R. Hilgard, belajar merupakan proses perbuatan yang dilakukan dengan sengaja, yang kemudian menimbulkan perubahan, yang keadaannya berbeda dari perubahan yang ditimbulkan oleh lainnya. Sifat perubahannya relatif permanen, tidak akan kembali kepada keadaan semula. Tidak bisa diterapkan pada perubahan akibat situasi sesaat, seperti perubahan akibat kelelahan, sakit, mabuk, dan sebagainya.

Skinner mengungkapkan, bahwa belajar merupakan hubungan antara stimulus dan respons yang tercipta melalui proses tingkah laku.

Spears menyatakan, belajar adalah mengamati, membaca, menirukan, mencoba sesuatu sendiri, mendengarkan, mengikuti arah.

Edward Walter mengungkapkan, belajar adalah perubahan atau tingkah laku akibat pengalaman dan latihan.

Clifford T. Morgan, belajar merupakan perubahan tingkah laku karena hasil pengalaman sehingga memungkinkan seseorang menghadapi situasi selanjutnya dengan cara yang berbeda-beda.

Woodword,  belajar merupakan perubahan yang relatif permanen, akibat interaksi lingkungan.

Crow & Crow, belajar adalah suatu perubahn dalam diri individu karena kebiasaan pengetahuan dan sikap.

Jadi dapat disimpulkan, belajar merupakan kegiatan sadar secara jasmani dan rohani oleh seseorang untuk memperoleh ilmu pengetahuan yang dibuktikan dengan adanya perubahan tingkah laku

sumber: berbagai sumber

1 comments:

 

Copyright © Belajarpendidikanku | Powered by Blogger